BINDU KONAWE - MEDIA INFORMASI

SLOGAN BLOG BINDU KONAWE

<<SELAMAT DATANG DI BINDU KONAWESELAMAT DATANG DI BINDU KONAWE >>

Rabu, 17 Maret 2021

Panca Wida (Dharma Dan Swadharma Suci Orang Tua) - Salah Satu Ajaran Agama Hindu yang memberikan Penguatan Bahwa Pindah Agama Hindu adalah Dosa

 

Gbr. Photo Ilustrasi 'Orang Tua dan Anak'
Paramodharmah

Panca Wida (Dharma Dan Swadharma Suci Orang Tua) (Salah Satu Ajaran Agama Hindu yang memberikan Penguatan Bahwa Pindah Agama Hindu adalah Dosa), Oleh : I Nengah Sumendra

Panca Wida begitu disebut dalam ajaran Agama Hindu yang tersurat dalam Kitab Suci Sarasamuccaya dan Kekawin Nitisastra, yaitu tentang bagaimana dharma dan swadharma atau kewajiban suci bagi para orang tua baik seorang Ibu maupun Bapak dalam kehidupan keluarganya sehari-hari. Panca Wida berasal dari dua kata yaitu Panca dan Wida. Panca berarti lima dan Wida berarti kewajiban atau swadharma orang tua dalam kehidupan keluarga untuk sebuah keberlangsungan hidupnya dan mewujudkan tujuan kelahirannya yang sejati, terlebih swadharma terhadap putra-putrinya dari sejak dalam kandungan sampai terlahir di dunia dan seterusnya sampai pada masa putra-putrinya menempuh jenjang Grhasta Asrama.

Adapun Panca Wida yang dimaksud yaitu; 1) Ametuaken, yaitu melahirkan keturunan, artinya bahwa perkawinan menurut ajaran Agama Hindu merupakan sebuah dharma suci, dimana sebuah perkawinan dilaksanakan bertujuan untuk melahirkan keturunan yang suputra. 2) Anyangaskara, yaitu melakukan penyucian, penebusan, penyelamatan, pemuliaan kelahiran dari punarbhawa atau samsara sebuah kelahiran. 3) Pangupadhyaya, yaitu memberikan pendidikan atau membekali putra-putrinya ilmu pengetahuan baik melalui pendidikan formal, informal maupun non formal  guna mencerdaskan wiweka putra-putrinya agar kelak dapat tumbuh dan menjadi kelahiran yang Suputra, Suputra yaitu Ia yang mampu menyelamatkan dirinya dan menyelamatkan atau menyeberangkan dirinya sendiri maupun leluhurnya  dari lembah penderitaan. 4) Maweh Bhijojana, yaitu memberikan makan dan minum yang sehat, bergizi dan bernutri yang baik, demi keberlangsungan hidup putra-putrinya yang memiliki badan sehat dan jiwa yang sehat pula. 5) Matulung Urip Rikalaning Bhaya, yaitu Penyelamatan atau menyelamatkan putra-putrinya dari mara bahaya, termasuk bahaya yang dapat mengancam jiwa putra-putrinya, seperti karena sakit, disiksa dan diskriminasi pun penganiayaan yang dapat menyebabkan kematian.

Berdasarkan urain singkat di atas, maka sesungguhnya pada dimensi ajaran Yadnya Bhakti menurut ajaran Agama Hindu, tersirat pesan bahwa ajaran Panca Wida adalah ajaran suci yang mengandung kepatuhan dan untuk dipatuhi agar tercipta keberlangsungan hidup yang berkelanjutan baik untuk masa lalu, masa kini maupun masa yang akan datang, yang disebut sebagai Cakra Yajna menurut Bhagavadgita, dan menurut Atharwa Weda Yadnya adalah salah satu pilar Saddha yang menjangga keharmonisan perputaran dunia ini. Kemudian bila terjadi sebuah laku yang menunjukkan ketidak patuhan terhadap Panca Wida, itu berarti sama halnya ketidak patuhan (sraddha bhakti) terhadap ajaran Yadnya, dimana secara garis besar Yadnya telah dikelompokkan menjadi Panca Yadnya. Ketidak patuhan terhadap kedua dari ajaran suci tersebut, maka Dosa berlaku bagi Orang Tua maupun Sang Anak. Orang Tua Dosa karena kegagalan dalam menjalankan Dharma dan Swadharma Panca Wida, terlebih terjadi sebuah pembiaran,  sedangkan Sang Anak  telah mengabaikan Yadnya Rnam terhadap leluhurnya (pitra) baik yang masih hidup ataupun terhadap leluhurnya yang telah meninggal.

Sraddha Bhakti terhadap Leluhur maupun ajarannya adalah Paromodharmah.

Om Subhamastu, Om Santih, Santih, Santih Om

Unaaha, 18/03/2021.

Selasa, 16 Maret 2021

DWP Kemenag Konawe -Mengikuti Webinar Nasional Tentang ‘Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual’-

 

Gbr. Photo
Saat Ketua DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe
Asnaningsi Natsir, S.Ag. bersama jajaran pengurusnya
mengikuti kegiatan yang sedang berlangsung
secara virtual di ruangan Kepala Kantor

Unaaha, Bindu Konawe___Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe Prov. Sulawesi Tenggara Asnaningsi Natsir bersama jajaran pengurusnya kembali mengikuti kegiatan webinar nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama RI. Kegiatan Seminar dan Launcing Pusat Layanan Terpadu (PLT) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,  membahas tentang ‘Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual’. Kegiatan webinar nasional ini diikuti oleh partisipan DWP seluruh Indonesia, Rabu, 10 Maret 2021.

Penasehat DWP Kemenag RI, Hj. Eny Yaqut Cholil, dalam sambutannya mengatakan bahwa akhir-akhir ini sering terjadi kekerasan seksual, maka untuk mencegah terjadi trauma terhadap korban kekerasan seksual maka tugas kita adalah meyakinkan kepada korban bahwa kekerasan seksual terjadi bukan kesalahan korban tapi kesalahan pelaku. Ini menjadi tugas kita untuk menghilangkan trauma korban dengan tidak menghakimi. Bimbingan konseling akibat dampak dari trauma itu dapat dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada korban untuk bercerita, pendekatan maupun empati untuk pemulihan trauma korban patut dilakukan. Upaya untuk memberikan layanan konseling serta menyediakan media informasi yang lainnya untuk mempercepat proses pemuliahan trauma yang di alami oleh korban, dan segera melaporkan kepada pihak yang berwenang agar penanganan hukum dan pemberian sanksi terhadap pelaku tegas diberlakukan, harapnya.


Pada kegiatan webinar ini, hadir sebagai pembicara ataupun pemateri yaitu Imam Nahei dari Komnas dan Margaret Spearch, seorang doktor dari salah satu Perguruan Tinggi di Australia.

Asnaningsi Natsir begitu antosias mengikuti webinar bersama jajaran pengurusnya dari awal sampai selesai. Menurut Asnaningsi bersama pengurusnya yang sempat mengikuti meeting zoom di Ruangan Kepala Kantor, bahwa kasus kekerasan seksual tidak boleh diabaikan, dibutuhkan sebuah perhatian guna mencegah terjadinya kekerasan seksual dalam lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat pada umumnya, ucapnya. (INS)

Unaaha, 11/03/2021
Dok. DWP Kantor Kemenag Konawe
Late Post by Bindu Konawe
Media Informasi Penyelenggara Hindu
Kantor Kemenag Kabupaten Konawe๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Sabtu, 06 Maret 2021

Rapat dan Senam Jantung Sehat DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe

Gbr. Photo
Suasanya Rapat Pengurus dan Anggota DWP
Kantor Kemenag Kab. Konawe
Jumat, 05/03/2021

Unaaha, Bindu Konawe___Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe kembali melaksanakan rapat dijajaran pengurus DWP bersama anggotanya. Acara berlangsung dalam suasana nyantai setelah melaksanakan Senam Jantung Sehat di ruangan tunggu penyambutan tamu Kantor Kemenag Kabupaten Konawe, Jumat, 05/03/2021.

Rapat DWP ini dipandu langsung oleh Asnaningsi Natsir selalu Ketua DWP. Menurut Asnaningsi ada beberapa agenda yang dibahas dalam rapat kali ini diantaranya; hal-hal yang terkait dengan  Bidang Sosial Budaya, Bidang Ekonomi. Pada kesempatan sama juga dibahas tentang kesekretariatan DWP yang harus ditentukan ruangannya, agar DWP dapat merencanakan dan melaksanakan program kerja tahunannya di ruang kesekretariatan, ungkap Asnaningsi.

Gbr. Photo
Senam Jantung Sehat DWP 
Kantor Kemenag Kab. Konawe di Halaman Kantor 

Pembahasan lain seperti jadwal rutin Senam Jantung Sehat, pengadaan baju batik DWP untuk semua pengurus maupun anggota juga dibahas dalam rapat ini. Asnaningsi juga menjelaskan bahwa setiap momen-momen bertemunya pengurus dan anggota perlu dilakukan koordinasi, tidak perlu menunggu jadwal resmi Rapat Kerja DWP, terlebih dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini yang harus membatasi mobilitas maupun kerumunan, sehingga suasana nyantai setelah melaksanakan Senam Jantung Sehat kita juga memanfaatkan momen ini untuk koordinasi singkat, agar kebersamaan pengurus dan anggota DWP terus dapat terjaga dan terpelihara dengan baik, paparnya. Suasana rapat penuh keakraban dan suasana semakin nyantai karena ada hidangan kolak pisang yang dibuat oleh Ketua DWP sendiri. Berikut dokumentasi rapat DWP Kantor Kemenag Kabupaten Konawe yang dimaksud. (INS).

Unaaha, 06/03/2021
Dok. DWP Kantor Kemenag Konawe

Late Post by Bindu Konawe
Media Informasi Penyelenggara Hindu
Kantor Kemenag Kabupaten Konawe

Rabu, 03 Maret 2021

Webinar Nasional DWP Kemenag RI “Membangun Pola Komunikasi yang Efektif dan Menyenangkan antara Orang Tua & Anak”

Webinar Nasional DWP Kemenag RI “Membangun Pola Komunikasi yang Efektif dan Menyenangkan antara Orang Tua & Anak”

Gbr. Photo 
Ketua DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe
Asnaningsi Natsir, S.Ag bersama Jajaran Pengurus dan Anggota
Mengikuti Webinar Nasional di Aula Kantor Kemenag Kab. Konawe

Unaaha, Bindu Konawe___Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe Asnaningsi Natsir bersama jajaran pengurus dan anggota secara virtual mengikuti Webinar Nasional DWP Kementerian Agama RI di Aula Kantor Kemenag Kab. Konawe, Rabu, 3/03/2021.

Antosias dan apreasiasi yang penuh semangat dari jajaran pengurus DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe terhadap pelaksanaan webinar nasional ini ditandai oleh persiapan dan spanduk webinar nasional yang di pasang tengah-tengah Papan Aula Kantor yang dikordinir langsung oleh Asnaningsi Natsir selaku Ketua DWP-nya.  

Webinar Nasional DWP Kementerian Agama RI kali ini mengusung Tema : “MEMBANGUN POLA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DAN MENYENANGKAN ANTARA ORANG TUA & ANAK”.  Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI, Hj. Eny Yaqut Cholil terlebih dahulu menyampaikan arahannya kepada semua partisipan DWP se Indinesia sebelum psikolog Elly Risman memaparkan materinya sebagai pembicara ataupun narasumber pada kegiatan ini.

Webinar yang dilaksanakan ini adalah kelanjutan dari webinar yang diselenggarakan pada 12 Januari lalu. Selain untuk peningkatan kapasitas para pengurus DWP dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak dalam rumah tangga, penyelenggaraan webinar ini juga bertujuan agar para pengurus DWP di seluruh Indonesia semakin solid", begitu paparan dari Eny Yaqut Cholil,  Webinar pada pertemuan yang lalu membahas tentang adiksi pornografi pada anak-anak kita, dan hari ini tema sentralnya adalah membangun pola komunikasi yang efektif dan menyenangkan antara orang tua dan anak dalam keluarga, ucapnya.

Gbr. Photo
Suasana Jajaran Pengurus dan Anggota
DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe
Saat Menyimak Pemaparan Materi Webinar Nasional
yang dipimpin langsung oleh Penasehat DWP Kemenag RI
bersama Panitia Pelaksana Webinar Nasional Kemenag RI

Sementara itu, psikolog Elly Rizman yang dihadirkan sebagai pembicara pada webinar nasional kali ini mengungkapkan bahwa hal penting yang terkadang dilupakan dalam pengasuhan dan pembinaan kepada anak-anak adalah bagaimana memahami perasaan si anak. "Hindari kebiasaan dalam menjalankan pola asuh anak dengan memerintah, menyalahkan, meremehkan,  membandingkan, mencap, mengancam, menasehati, membohongi, menghibur, mengeritik, menyindir serta menganalisa. 12 pola kebiasaan orang tua ini hendaknya mulai diminimalisir", imbuhnya. Dirinya juga menekankan kepada peserta webinar untuk menghilangkan segala macam bentuk adiksi yang terjadi di dalam keluarga; seperti adiksi pornografi, adiksi game online, adiksi kekerasan, dan lain-lain. Melanjutkan materinya, Elly Risman mengimbau pentingnya menerapkan AMA dalam keluarga. "AMA, Anak Mengasuh Anak. Kalau hal ini sudah mulai kita lakukan di dalam keluarga, itu menunjukkan bahwa seluruh komponen keluarga kita telah terlibat di dalam melakukan aktifitas pendidikan", ujarnya. Dipenghujung materinya pada webinar yang juga diikuti oleh Wakil Penasehat DWP Kemenag RI Hj. Halimah Zainud Tauhid bersama Ketua DWP Kemenag RI, Hj. Farikhah Nizar Ali, Psikolog Elly Risman mengatakan bahwa anak-anak yang kita asuh juga sangat membutuhkan penerimaan, pengakuan dan penghargaan dari kita selaku orang tuanya.


Gbr. Photo
Beberapa Materi yang dipaparkan 
oleh Narasumber/Pembicara 
Saat Webinar Nasional berlangsung

Seusai mengikuti Webinar secara virtual di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Konawe, Ketua DWP Kantor Kemenag Kabupaten Konawe Asnaningsi Natsir menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, banyak manfaat dan ilmu yang diperoleh dari materi yang disampaikan oleh narasumber. Dia berharap semoga kegiatan seperti ini dapat terulang lagi dengan materi lainnya yang tidak kalah menariknya, walaupun saat ini masih di masa pandemi Covid-19 namun kita tetap dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan melalui sarana teknologi yang ada saat ini, ini seiring dengan semangat DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe ‘bersama-sama secara kolektif melangkah maju, sehati dalam tujuan untuk menjadikan DWP sebagai wadah mengkader diri kita menjadi Insan Mandiri. (INS).

Gbr. Photo
Desain Spanduk Webinar Nasional
Oleh Pengurus DWP Kantor Kemenag Kab. Konawe


Unaaha, 04/03/2021
Dok. DWP Kantor Kemenag Konawe
Post by Bindu Konawe
Editor : INS