![]() |
| Gbr. Photo Saat Doa Bersama Sebelum Rapat Panitia Pelaksana Melasti di Mulai |
Om
Swastyastu,
Om
Ano Badrah Kratavo Yantu Visvatah, Om Sarvesam Swastir Bhavantu, Om Sarvesam
Purnam Bhvantu, Om Sarvesam Manggalam Bhavantu, Om Sarvesam Santih Bhavantu.
Unaaha, Panitia Melasti Bersama Umat
Hindu Tingkat Kabupaten Konawe Tahun 2020 (Bindu Konawe)---Om Subhamastu, Puja
Pangastuti kami haturkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha
Esa, karena atas asung kerta wara nugraha dan tuntunan-Nyalah sehingga Pantia Pelaksana
Melasti Bersama Umat Hindu Tingkat Kabupaten Konawe Tahun 2020 dapat
menyelenggarakan agenda rapat kepanitiaan, Minggu, 15 Maret 2020 di Bendungan
Wawotobi, Desa Anggopiu Kec. Uepai.
![]() |
| Gbr. Photo Suasana Berlangsungnya Rapat Panitia Pelaksana Melasti |
Rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran
pengurus Lembaga-Lembaga Hindu Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa, serta
beberapa Tokoh Umat Hindu yang turut dalam
jajaran Kepanitiaan. Kesekretariatan Panitia Made Sumardiyasa, S.Pd. memandu
pelaksanaan rapat panitia pelaksana dan dibuka dengan doa bersama yang dimpin
oleh I Ketut Anggra Jaya Kusuma, S.Pd.
Ketua PHDI Kabupaten Konawe I Nengah
Sumendra, S.Ag., M.Fil.H dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada
segenap jajaran Panitia Pelaksana Melasti dan seluruh undangan yang hadir, begitu menunjukkan semangat Dharma Agama-nya, yang
senantiasa penuh dedikasi dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas sebagai
Panitia Pelaksana Melasti di Tahun 2020 ini.
Kebersamaan, antusiasme kehadiran para pengurus lembaga Hindu dari
tingkat kabupaten, kecamatan dan desa serta para tokoh lainnya yang terlibat
langsung dalam kepanitiaan pada agenda rapat kepanitiaan yang digelar hari ini,
sebagai tanda ataupun penguatan terhadap hal yang kami dimaksud, ucapnya.
Ketua PHDI Kabupaten Konawe Masa Bhakti
2015-2020 ini mengharapkan, umat Hindu dalam Peringatan Nyepi Tahun Baru Saka
1942 yang tinggal lagi sepekan ini, harus dan patut menyeimbangkan antara
Dharma Agama dengan Dharma Negara. Pentingnya keseimbangan itu karena dalam implementasi
dari Dharma Agama mengandung pula Dharma Negara, demikian pula sebaliknya.
Sehingga untuk menyelaraskan ajaran Agama Hindu dengan penerapan dalam kehidupan
nyata harus kongkrit pula. Salah satu wujud konkrit itu, yaitu kepedulian Umat
Hindu terhadap situasi dan kondisi yang berkembang saat ini di NKRI. Presiden
sebagai Kepala Negara telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun
2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease
2019(Covid-19), yang di dalamnya berisi pertimbangan bahwa; bahwa penyebaran
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di dunia cenderung terus meningkat dari
waktu ke waktu, menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar,
dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan
masyarakat; bahwa telah terjadi keadaan
tertentu dengan adanya penularan COVID-L9 di Indonesia yang perlu diantisipasi
dampaknya; bahwa dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 diperlukan
langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar kementerian/lembaga
dan pemerintah daerah;…dst.
Himbauan dari Kapolres Konawe yang
disampaikan oleh Ipda. Kadek Sujayana sebagai Kapolsek Kec. Tongauna yang dalam
kepantiaan melasti sebagai Koordinator Seksi Pengerahan Masa menyampaikan bahwa
“Kepada seluruh Kapolsek sesuai anjuran
Pemerintah dan petunjuk pimpinan dalam mengantisipasi menghadapi situasi
penyebaran virus Corona agar sedapat mungkin tidak diadakan kegiatan melibatkan
massa dalam jumlah besar. Agar kedepan dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan
pihak Pemda jika mengadakan acara seperti panggung hiburan, konser musik dan
acara yang lainnya yang sangat rentan dengan adanya penyebaran virus untuk sementara
waktu menjadi pertimbangan tidak dilaksanakan. Begitu kurang lebih yang
disampaikan kepada majelis untuk menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan
keputusan rapat kepenitiaan, ucapnya.
Didasarkan atas situasi, kondisi tentang
penyebaran virus corona, Keputusan Presiden dan himbauan itu, I Nengah Sumendra
sebagai Ketua PHDI Kabupaten mengajak kepada seluruh peserta rapat yang hadir
khususnya dan Umumnya kepada seluruh Umat Hindu di Kabupaten Konawe, agar
senantiasa dapat menjadi warga Negara yang baik, diantaranya yaitu; Umat Hindu
dapat memposisikan diri secara arif dan bijaksana serta seimbang dalam
tanggungjawabnya sebagai warga masyarakat yaitu tanggungjawab dalam Dharma
Agama dan Dharma Negara. Dan berharap agar para seluruh jajaran pengurus
Lembaga-Lembaga Hindu Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa, serta
beberapa Tokoh Umat Hindu yang turut
dalam jajaran Kepanitiaan, memberikan tanggapan dan pertimbangan apa yang harus
diambil berkaitan dengan agenda melasti bersama umat Hindu di Tingkat Kabupaten
Konawe yang tentunya akan melibatkan masa umat Hindu yang begitu besar,
sehingga PHDI Kabupaten Konawe sebagai Majelis Tertinggi Agama Hindu di Tingkat
Kabupaten Konawe dapat mempertanggungjawabkan segala keputusan yang akan
diambil oleh pantia pelaksana melasti bersama Parisada Kabupaten kepada seluruh
Umat Hindu di masing-masing Desa Pakraman, harapnya.
Menanggapi dan pertimbangan yang
disampaikan oleh Ketua PHDI Kabupaten Konawe, Wakil Panitia Pelaksana Melasti I
Made Asmaya, S.Pd mewakili Ketua Panitia
Kadek Rai Sudiani, menyampaikan beberapa agenda yang akan dipersiapan oleh
kepanitiaan. I Made Asmaya menyampaikan pada prinsipnya kami sebagai Panitia
selalu siap dan solid dalam mewujudkan amanah yang diberiakan kepada kami oleh
majelis guna menyukseskan agenda dua tahunan melasti bersama umat Hindu di
Tingkat Kabupaten ini, namun tentu apapun keputusan yang akan diambil kami akan
menyerahkan sepenuhnya terhadap peserta rapat sebagai para penglisir kami dan
kami atas nama panitia melasti akan siap menindaklanjutinya, tegasnya.
Satu-persatu dari Pengurus Desa
Pakraman dan para tokoh yang terlibat dalam kepanitiaan memberikan tanggapan
dan pertimbangannya terhadap situasi, kondisi, dan himbauan dari Kapolres tentang
penyebaran dan langkah pencegahan virus corona itu. Dimulai dari Ketua Paruman
Walaka I Wayan Ruja, S.Pd., M.Si, Koordinator Seksi Pengerahan Masa Ipda.Kadek
Sujayana, Anggota FKUB Konawe I Wayan Suni, S.Pd dan selanjutnya dari
masing-masing pengurus desa pakraman dan Kepala-Kepala Desa yang beragama
Hindu menyampaikan atensi ataupun apresiasinya terhadap situasi, kondisi, dan himbauan terhadap penyebaran virus corona itu, yang pada intinya semua
memberikan pendapat dan pertimbangan yang sama yaitu “Program Dua Tahunan
Melasti Bersama Umat Hindu Tingkat Kabupaten Konawe di Tahun 2020, untuk saat
ini mari kita laksanakan di Masing-Masing Desa Pakraman. Formulanya saja yang
berbeda namun sesungguhnya esensi sama, dan lebih dari itu agar kita semua dan
umat Hindu sedapat mungkin menunjukkan kepedulian terhadap situasi dan kondisi
yang sudah menasional dan bahkan mendunia, saatnyalah kita saat ini
menyeimbangkan semangat dan kepatuhan kita terhadap Dharma Agama dan Dharma Negara
agar sama-sama bisa jalan, program melasti bersama umat Hindu di Tingkat
Kabupaten kita lanjutkan kembali di tahun-tahun akan datang. Demikian gambaran
singkat tanggapan dan pertimbangan yang dikemukakan dalam rapat dan disetujui
oleh peserta rapat.
Setelah semua memberikan tanggapan dan
pertimbangan terhadap hal tersebut di atas, Ketua PHDI Kabupaten mengambil
keputusan sebagai jalan tengah, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami kepada semangat
dan dedikasi yang dimiliki Umat Hindu dalam mengaktualisasikan sraddha-bhaktinya
terhadap rangkaian pelaksanaan hari suci Nyepi Ishaka 1942 kali ini, yaitu
bahwa ‘Program Dua Tahunan Melasti
Bersama Umat Hindu Tingkat Kabupaten Konawe di Tahun 2020, dilaksanakan di
Masing-Masing Desa Pakraman. Formula berbeda esensi sama, demi sebuah keseimbangan
pelaksanaan Dharma Agama dan Dharma Negara’. Formula dimaksud bahwa tugas-tugas
kepantiaan tetap berjalan dengan tetap melakukan Audensi Kepada Pemerintah
Daerah dan Instansi terkait terhadap keputusan yang diambil dalam rapat
kepanitiaan ini, dan panitia bersama jajaran pengurus-pengurus lembaga tingkat
kabupaten akan menghadiri/berkunjung dan diupayakan dapat mensuport pelaksanaan
melasti ataupun rangkaian pelaksanaan Hari Suci Nyepi di masing-masing Desa
Pakraman, tegasnya.
Berikut dokumentasi Rapat Panitia Pelaksana
Melasti yang digelar tadi pagi pukul 09.00 wita sampai selesai.
Om Santih, Santih, Santih Om.
Post By:
Bindu Konawe - Media Informasi
Penyelenggara Hindu
Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Konawe.(INS)
Sumber Photo : Kesekretariatan Panitia
Pelaksana Melasti




Tidak ada komentar:
Posting Komentar