BINDU KONAWE - MEDIA INFORMASI

SLOGAN BLOG BINDU KONAWE

<<SELAMAT DATANG DI BINDU KONAWESELAMAT DATANG DI BINDU KONAWE >>

Senin, 27 April 2020

“Keagungan Men-chanting-kan Nama Rama” Oleh : I Ketut Puspa Adnyana

Gbr. Ilustrasi Bhakti Dasyam Sri Hanoman
Kepada Sri Rama


KEAGUNGAN MENCHANTINGKAN NAMA RAMA

Oleh : I Ketut Puspa Adnyana


Om Swastyastu. Dumogi semeton para bhakta rahayu lan rahajeng.
Mungkin para semeton bhakta ada yang belum mengetahui bahwa Sri Hanuman pernah dijatuhi hukuman mati oleh Sri Rama Chandra.

Maharsi Wiswamithra adalah guru Sri Rama Chandra sehingga ia tidak akan menolak permintaan gurunya.

Dewarsi Narada suatu hari ingin hubungan antara Sri Hanuman dengan Sri Rama tidak harmonis, maka beliau membuat sebuah rencana. Pada penobatan Sri Rama sebagai raja, Dewarsi Narada meminta Sri Hanuman agar menyapa semua orang bijak, para pandita, kecuali Maharsi Wiswamithra. Sri Hanuman melaksanakan permintaan Dewarsi Narada, namun Wiswamithra tidak mempedulikan.

Melihat situasi yang tidak berhasil Dewarsi Narada membuat rencana lain, dan mendatangi Maharsi Wiswamithra, dan mengatakan bahwa sikap Sri Hanuman tidak beretika dan tidak hormat terhadap Maharsi Wiswamitra patut mendapat hukuman. Atas asutan Dewarsi Narada, Wiswamithra sadar dan marah bahwa tindakan Sri Hanuman keterlalun dsn nelecehkannya. Lalu Mahrsi Wiswamitra meminta agar Sri Rama menghukum mati Sri Hanuman.

Sri Rama Chandra mematuhi perintah gurunya.
Ketika eksekusi dilaksanakan di lapangan terbuka Ayodya, Sri Rama memanah Sri Hanuman. Namun panah Sri Rama tidak mempan melukai tubuh Sri Hanuman karena ia terus men-chanting-kan nama suci Sri Rama.

‘Rama Rama hare Hare, Hare hare Rama Rama’.

Karena panah biasa tidak mempan, lalu Sri Rama Chandra menggunakan panah brahmastra, panah yang sangat dasyat. Sri Hanuman semakin tekun menchantingkan nama suci Sri Rama, sehingga panah tersebut tidak mempan.

Atas kejadian itu Dewarsi Narada sadar dan meminta maaf kepada Maharsi Wiswamitra atas kesalahannya yang telah mengadu domba Sri Rama dan Sri Hanuman.

Kemudian Sri Rama memeluk Sri Hanuman. Itulah LILA TUHAN, agar nama RAMA terus di-chanting-kan sepanjang masa untuk memperoleh keselamatan.

Bakta terkasih mari kita terus me-chanting-kan nama Suci Rama agar kita semua dilindungiNya.
Semoga terbebas dari wabah saat ini.

Om santih santih santih Om.

Unaaha, 28 April 2020
Dok./Post By Bindu Konawe (INS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar