![]() |
| Gbr. Ilustrasi Bhakti Dasyam Sri Hanoman Kepada Sri Rama |
KEAGUNGAN
MENCHANTINGKAN NAMA RAMA
Oleh
: I Ketut Puspa Adnyana
Om
Swastyastu. Dumogi semeton para bhakta rahayu lan rahajeng.
Mungkin
para semeton bhakta ada yang belum mengetahui bahwa Sri Hanuman pernah dijatuhi
hukuman mati oleh Sri Rama Chandra.
Maharsi
Wiswamithra adalah guru Sri Rama Chandra sehingga ia tidak akan menolak
permintaan gurunya.
Dewarsi
Narada suatu hari ingin hubungan antara Sri Hanuman dengan Sri Rama tidak
harmonis, maka beliau membuat sebuah rencana. Pada penobatan Sri Rama sebagai
raja, Dewarsi Narada meminta Sri Hanuman agar menyapa semua orang bijak, para
pandita, kecuali Maharsi Wiswamithra. Sri Hanuman melaksanakan permintaan
Dewarsi Narada, namun Wiswamithra tidak mempedulikan.
Melihat
situasi yang tidak berhasil Dewarsi Narada membuat rencana lain, dan mendatangi
Maharsi Wiswamithra, dan mengatakan bahwa sikap Sri Hanuman tidak beretika dan
tidak hormat terhadap Maharsi Wiswamitra patut mendapat hukuman. Atas asutan
Dewarsi Narada, Wiswamithra sadar dan marah bahwa tindakan Sri Hanuman
keterlalun dsn nelecehkannya. Lalu Mahrsi Wiswamitra meminta agar Sri Rama
menghukum mati Sri Hanuman.
Sri
Rama Chandra mematuhi perintah gurunya.
Ketika
eksekusi dilaksanakan di lapangan terbuka Ayodya, Sri Rama memanah Sri Hanuman.
Namun panah Sri Rama tidak mempan melukai tubuh Sri Hanuman karena ia terus men-chanting-kan nama suci Sri Rama.
‘Rama Rama hare Hare, Hare hare
Rama Rama’.
Karena
panah biasa tidak mempan, lalu Sri Rama Chandra menggunakan panah brahmastra,
panah yang sangat dasyat. Sri Hanuman semakin tekun menchantingkan nama suci
Sri Rama, sehingga panah tersebut tidak mempan.
Atas
kejadian itu Dewarsi Narada sadar dan meminta maaf kepada Maharsi Wiswamitra
atas kesalahannya yang telah mengadu domba Sri Rama dan Sri Hanuman.
Kemudian
Sri Rama memeluk Sri Hanuman. Itulah LILA TUHAN, agar nama RAMA terus di-chanting-kan sepanjang masa untuk
memperoleh keselamatan.
Bakta
terkasih mari kita terus me-chanting-kan nama Suci Rama agar kita semua
dilindungiNya.
Semoga
terbebas dari wabah saat ini.
Om
santih santih santih Om.
Unaaha,
28 April 2020
Dok./Post
By Bindu Konawe (INS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar